5 Fatwa Penting Seputar Ibadah Haji dan Umroh

Umroh dan Haji Nurul Hayat

1. Mewakilkan Ibadah Haji

Ibadah haji memang wajib bagi muslim yang memiliki kemampuan secara finansial. Jika orang tersebut sudah lanjut usia, hajinya boleh diwakilkan kepada anak, menantu, atau anggota keluarganya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadis berikut ini:

“Wahai Rasulullah, salah satu kewajiban hamba Allah adalah melaksanakan ibadah haji, sedang ayahku sudah sangat tua hingga tidak mampu melaksanakan ibadah itu, apa saya boleh menghajikan untuk dirinya? Rasulullah SAW menjawab “boleh”. Jawaban Rasulullah SAW itu disampaikan ketika haji wada’.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, dll.)

2. Membayar Fidiah

Fidiah atau denda diberlakukan jika seseorang melakukan pelanggaran dalam ihram. Ada tiga macam fidiah, yaitu memberi makan 60 orang miskin, menyembelih seekor kambing untuk dibagikan, dan berpuasa. Beberapa larangan yang menyebabkan munculnya sanksi tersebut, antara lain menggunduli rambut kepala, mengenakan pakaian berkancing, memakai cadar, dan menggunakan parfum.

3. Bermalam di Muzdalifah

Bermalam di Muzdalifah adalah salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan. Namun, orang lanjut usia atau dalam kondisi sakit diperkenankan mabit di tempat lain. Sebaliknya, jika meninggalkan Muzdalifah tanpa alasan jelas, sanksinya menyembelih satu ekor hewan kurban.

4. Menunaikan Salat bagi Musafir

Saat Anda berada di tanah suci, diperbolehkan meringkas salat lima waktu. Istilahnya dikenal dengan jamak qasar. Toleransi ini berlaku selama tinggal di Mekah sampai kembali ke negara asal. Rasulullah SAW pun melakukan hal yang sama ketika singgah sementara di Desa Tabuk.

5. Hukum Haji bagi Orang yang Meninggalkan Salat

Melaksanakan salat adalah salah satu rukun Islam sehingga setiap muslim wajib memenuhinya. Orang yang menunaikan ibadah haji, tetapi mengabaikan salat; pahalanya gugur. Bahkan, sebagian ulama berpendapat, hajinya tidak sah.

Demikian ulasan mengenai fatwa seputar haji dan umroh. Semoga dapat dijadikan pedoman saat menunaikannya.

Informasi dan penjelasan Umroh & Haji Nurul Hayat dapat menghubungi:

(031)878 3344/0857 3334 3939/0822 5724 8284


Bookmark and Share

0 Comments

Leave a Comment