Umroh dan Haji Nurul Hayat

Jadwal keberangkatan ibadah haji 2016 sudah semakin dekat. Persiapan kesehatan bagi para calon haji adalah yang sangat vital. Mengingat kondisi di Arab Saudi yang sangat berbeda dengan di tanah air yaitu, suhu, kelembaban udara maupun sosial budayanya. Sejumlah perbedaan kondisi itu dapat mempengaruhi atau bahkan memperburuk keadaan fisik jamaah haji.

Banyak calon jamaah haji yang belum menyadari pentingnya penjagaan kondisi sejak di tanah air hingga ke tanah suci. Padahal, jika ada kesadaran akan pentingnya faktor kesehatan, dapat mengantarkan para jamaah haji dalam kondisi ibadah yang lebih khusyuk. Faktor yang paling utama adalah pengenalan terhadap penyakit yang mungkin terjadi dan usaha pencegahannya, terutama bagi para calon jamaah haji yang telah mengidap penyakit bawaan.

Untuk itu, Kepala Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Muchtarudin Mansyur mengimbau agar para calon jamaah haji mempersiapkan kondisi kesehatan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan sejak awal. Selain faktor usia, ada pula faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kesehatan. Maka dari itu, pemeriksaan kesehatan sedini mungkin menjadi penting untuk dapat mengenali potensi dan gangguan kesehatan calon jamaah untuk kemudian dikendalikan dan diobati.

Pemeriksaan kesehatan ini harus dilakukan oleh calon jamaah. Di antaranya pemeriksaan fisik, mendiagnosa keluhan sakit dari jemaah, memeriksa wanita dalam usia produktif dan rekam jantung (Ekg) untuk calon jemaah lanjut usia (Lansia).  Selain itu, calon jamaah haji dianjurkan melakukan vaksinasi. Dianjurkan pada pemeriksaan pertama ini, jamaah melakukan vaksinasi baik influenza dan pneuko 23. Juga tidak kalah penting calon jamaah melakukan pemeriksaan kesehatan karena jamaah yang beresiko tinggi (risti) selalu ada tiap tahunnya.

Mengapa vaksinasi influenza dan pneuko 23 dianjurkan lebih awal? Pasalnya, kedua vaksinasi tersebut akan membentuk imun dalam tubuh setelah satu bulan setengah. Maka vaksinasi tersebut dianjurkan pada tahap pertama. Sementara untuk meningitis bisa dilakukan di pemeriksaan tahap ke dua.

Setelah pemeriksaan, maka diperlukan juga pembinaan bagi calon jamaah haji. Dalam pembinaan, calon jamaah haji juga memiliki peran yang sangat besar untuk menggunakan failitas kesehatan dengan maksimal. Calon jamaah harus mengikuti saran dan tindakan-tindakan medis yang dianjurkan oleh dokter ataupun petugas kesehatan termasuk memperhatikan kebutuhan gizi, rutin meminum obat dan melakukan latihan fisik.

Pemeriksaan dan pembinaan ini berlaku bagi semua calon jamaah haji khususnya bagi mereka yang masuk kategori jamaah risiko tinggi (risti). Penyakit yang berisiko tinggi diperkirakan berasal dari faktor cuaca panas serta penularan virus unta yang berakibat pada gangguan pernafasan. Untuk itu, disarankan agar para calon jamaah nantinya mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan ibadah.

Dalam melaksanakan kegiatan apapun, persiapan merupakan sesuatu yang penting jika kita ingin mendapatkan hasil yang baik. Teristimewa ibadah haji yang mempunyai kedudukan tinggi dalam pandangan Allah. Selain persiapan jasmani berupa pemeriksaan kesehatan, ada beberapa hal lain yang harus dipersiapkan oleh calon jamaah haji.

Diantaranya adalah persiapan ilmu atau bimbingan dalam berhaji. Pergi haji merupakan suatu rangkaian ibadah yang terikat oleh waktu dan tempat disertai aturan dan larangan yang sangat ketat. Dilihat dari sifat dan status hukumnya, ibadah haji terdiri dari rukun, wajib, dan sunah haji. Idealnya seorang calon haji menguasai manasik haji secara penuh, namun bagi yang merasa masih terdapat kekurangan di sana-sini perlu adanya instruktur atau pembimbing yang akan mengarahkan terhadap calon haji yang bersangkutan agar hajinya tidak menyimpang dari aturan.

Anda menginginkan ibadah haji yang nyaman? Nurul Hayat hadirkan layanan Ibadah haji dan umrah yang profesional dan terpercaya. Dibimbing oleh pembimbing yang simpatik melayani dengan sepenuh hati. Nurul Hayat siap jadikan ibadah haji dan umrah Anda tidak sekedar perjalanan wisata biasa, melainkan perjalanan spiritual yang penuh makna.
.

Hubungi kami :

KBIH Nurul Hayat

Perum IKIP Gunung Anyar B-48, Surabaya
Telp. (031) 8783344

0822 5724 8284


Bookmark and Share

0 Comments

Leave a Comment